LELAKI ITU
...
Orang yang
pertama kali aku kenal seperti pejuang adalah lelaki itu. Benar, lelaki itu yang
berani berkorban tanpa pamrih dan berjuang tak kenal lelah. Aku menyayanginya. Aku
selalu jatuh hati padanya. Rasa cintaku tak pernah padam untuknya. Lelaki itu
tak pernah sekalipun membuatku sedih. Bahkan, menghiburku saat aku bersedih. Menolongku
saat aku terjatuh. Lelaki itu bisa diibaratkan sebagai polisi yang menjaga dan
selalu siaga kapanpun aku membutuhkan. Pantang baginya untuk mundur menjauhiku.
Lelaki itu tak pernah membiarkanku tergores luka ataupun mendorongku untuk
celaka. Kesusahan dan kelelahan tak menjadikannya gentar untuk memenuhi semua
tanggung jawabnya. Dan aku yakin setiap tetesan keringat darinya adalah pahala
yang tak ternilai yang akan dibalaskan Tuhan untuknya. Terimakasih Tuhan, Kau
menjadikan lelaki itu sebagai Ayahku. Ayah yang selalu hebat, hebat dan hebat
di mataku. I Love my Dad. Nothing’s gonna change my love for you. You are the
best for me.
LELAKI ITU
...
Orang yang
pertama kali aku kenal seperti pejuang adalah lelaki itu. Benar, lelaki itu yang
berani berkorban tanpa pamrih dan berjuang tak kenal lelah. Aku menyayanginya. Aku
selalu jatuh hati padanya. Rasa cintaku tak pernah padam untuknya. Lelaki itu
tak pernah sekalipun membuatku sedih. Bahkan, menghiburku saat aku bersedih. Menolongku
saat aku terjatuh. Lelaki itu bisa diibaratkan sebagai polisi yang menjaga dan
selalu siaga kapanpun aku membutuhkan. Pantang baginya untuk mundur menjauhiku.
Lelaki itu tak pernah membiarkanku tergores luka ataupun mendorongku untuk
celaka. Kesusahan dan kelelahan tak menjadikannya gentar untuk memenuhi semua
tanggung jawabnya. Dan aku yakin setiap tetesan keringat darinya adalah pahala
yang tak ternilai yang akan dibalaskan Tuhan untuknya. Terimakasih Tuhan, Kau
menjadikan lelaki itu sebagai Ayahku. Ayah yang selalu hebat, hebat dan hebat
di mataku. I Love my Dad. Nothing’s gonna change my love for you. You are the
best for me.